CITRAAN DAN FUNGSI PUITIK DALAM PUISI INDONESIA MODERN – Arifin M.Z.

16 06 2011

A. Latar Belakang
Puisi adalah suatu karya sastra yang dapat dianalisis dari berbagai macam sudut pandang, mulai dari ekspresi, bunyi, diksi, citraan, bahasa kias, dan lain-lain. Dengan memahami dari berbagai sudut pandang tersebut, akan ditemukan fungsi puitik daripada puisi yang dibaca.
Dalam makalah ini akan dibahas mengenai citraan dan fungsi puitik dalam puisi modern. Citraan adalah salah satu unsur puisi yang erat kaitannya dengan bahasa kias, diksi, dan sarana retorik. Oleh karena itu akan tercipta unsur estetika dalam puisi dan dapat mencapai fungsi puitik dalam puisi tersebut. Read the rest of this entry »





SASTRA SEBAGAI SARANA REFLEKSI DIRI – Arifin M.Z.

16 06 2011
  1. Pendahuluan

Sebagai insan Tuhan yang terlahir fitrah dengan dibekali daya cipta, rasa, dan karsa, tentu tidak akan pernah lepas dari kehidupan bersastra. Sastra merupakan hasil daya cipta, rasa, dan karsa manusia yang dapat dikatakan sebagai cerminan kehidupan. Sastra tidak pernah lepas dari pengalaman hidup dan imajinasinya (Suryaman, 2004: 285).

Kehidupan manusia dengan berbagai macam persoalannya menyuguhkan realitas yang menarik untuk kemudian diangkat dalam sastra. Sastra tidak pernah berangkat dari fiktif belaka, apa lagi berangkat dari kepalsuan, akan tetapi sastra selalu berangkat dari realitas, sehingga sastra terkadang dikatakan sebagai bias dan bayang-bayang kehidupan (Suryaman, 2004: 287). Read the rest of this entry »





Perdikan Cahyana – Arifin MZ

10 05 2011




Perdikan Cahyana – Arifin MZ

10 05 2011

http://www.youtube.com/watch?v=guM_5LD4b3k

Perdikan Cahyana

Daerah Perdikan Cahyana berada di Kecamatan Karangmoncol dan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Di Kecamatan Karangmoncol ada 13 daerah perdikan, diantaranya: Grantung Andhap, Grantung Kidul, Grantung Gerang, Grantung Lemah Abang, Grantung Kauman, Pekiringan Kauman, Pekiringan Lama, Pekiringan Anyar, Pekiringan Bedhahan, Tajug Lor, Tajug Kidul, Rajawana Lor, dan Rajawana Kidul. Sementara itu, 8 desa yang terdapat di Kecamatan Rembang, diantaranya : Makam Wadhas, Makam Bantal, MakamTengah, Makam Dhuwur, Makam Kidul, Makam Jurang, Makam Panjang, dan Makam Kamal. Perdikan sendiri berarti orang atau daerah yang dibebaskan dari kewajiban untuk membayar  pajak kepada pemerintah pada zaman penjajahan Belanda. Sejarah penyebaran agama Islam di daerah Perdikan Cahyana ini berawal ketika Pangeran Wali Syekh Atas Angin mendapat ilham bahwa di sebelah timur terdapat tiga buah cahaya putih yang menjulang sangat tinggi ke angkasa sesudah sholat Subuh. Pangeran Wali Syekh Atas Angin adalah seorang mubaligh Islam dari negara Arab yang termasuk keturunan Rasulullah SAW dari keturunan Sayidina Ali dengan Siti Fatimah. Read the rest of this entry »





Pertjikan Permenungan – Roestam Effendi

10 05 2011

P e r t j i k a n     P e r m e n u n g a n

Sebuah kumpulan puisi karya

R o e s t a m    E f f e n d i

Roestam Effendi

lahir pada tanggal 13 Mei 1903 di Padang, Sumatra Barat dan meninggal dunia di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1979. Keberadaannya dalam khasanah sastra Indonesia, sebenarnya cukup penting. Ia tidak hanya dianggap sebagai pembaharu penulisan sajak (dan drama) pada tahun 1920-an, tetapi juga dikenal sebagai salah seorang yang gigih memperjuangkan nasib bangsanya. Semangat perlawanan terhadap pemerintah penjajahan dituangkan dalam penulisan sajak dan drama yang bersifat metaforik dan menjadi pembaharu dalam gaya. Roestam tamatan Sekolah Raja (Kweekschool) Bukittinggi yang kemudian melanjutkan sekolahnya di Hogere Kweekschool voor Indlanse Onderwijzers (Sekolah Guru Tinggi untuk Guru Bumiputra) di Bandung. Pada tahun 1926 ia pergi ke Belanda untuk melanjutkan pendidikan Hoofdakte. Sejak masih duduk di bangku sekolah, Roestam sudah banyak menaruh minat pada soal-soal kebudayaan dan pernah bercita-cita hendak memperbaharui dunia sandiwara yang saat itu lebih bersifat komedi stambul. Read the rest of this entry »





Dihidup Jiwaku

1 05 2011

Meski mawar tak lagi merekah disejuknya pagi,
Sekalipun bunga lili kuncup sebelum angin dingin datang,
Atau bahkan dedaunan tak lagi jatuh berguguran dikemarau panjang,
Percayalah, percayalah bahwa aku akan bertahan atasmu dihidup jiwaku. Read the rest of this entry »





ORIGAMI – Arifin MZ

1 05 2011

Pagi itu begitu cerah sekalipun udara berkibas lirih dan terasa dingin. Beterbangan daun-daun kering menguning di sepajang jalan yang aku lewati dari pohon-pohon mahoni yang tengah menggugur. Sesekali angin mengacaukan rambutku yang telah rapi ku sisir saat berjalan diantaranya. Dan sinar matahari menyusup di sela-sela ranting yang hampir kehilangan setengah dari daunnya hingga menyilaukan pandanganku. Tiada yang melewati jalan itu, hanya aku dan burung-burung serwiti saling menyilang melayang hingga membuatku merindu. Read the rest of this entry »